LOGIKA BERFIKIR SESAT ADALAH MASALAH BANGSA
oleh Hidayat Hasibuan pada 18 Juli 2011 jam 6:07
DAN INILAH PERMASALAHAN YANG DIALAMI BANGSA SAAT INI.
Contoh "akibat" dari Logika Sesat:
1.Menerima orang PNS karena bayar
bukan karena mampu bekerja akan
menjadikan makhluk tersebut kelak
menjadi pedagang jabatan bukan
pekerja yang baik.
Akibatnya setiap urusan dengannya harus bayar.
2.Mengkorup Biaya Pembangunan
Gedung/Jembatan. Pelakunya tak sadar kelak
akan menyebabkan
material Gedung/Jembatan tersebut
dikurangi .Akibatnya rapuh,mudah runtuh.
Masyarakat sangat mudah disesatkan dengan
menggunakan "Logika Sesat " ini.
Akibatnya masyarakat menganggap lumrah
saja jika seseorang menyimpang dari kerangka
berfikir logis.
Bahkan berprilaku tak logis dianggapwajar saja.
Dan alangkah tak logisnya jika seorang bapak
di desa terpencil dengan beraninya menjual
semua hartanya hanya untuk membayar Uang Pelicin
agar anaknya dapat diterima menjadi PNS dengan
jabatan Tukang Ketik di Kantor Walikota,
dengan pangkat dan seragam serta emblemb
Walikota Golongan III A.
Gaji Pokok sekitar 2 juta satu bulan.
Namun aneh bin ajaib,dengan cara sim salabim dan
dengan Gaji 2 juta setiap bulannya, anak muda
si Tukang Ketik itupun hanya dalam bilangan beberapa
tahun bekerja sudah dapat mengobati perihnya hati
orang tuanya di kampung.
Karena sekarang dia telah berhasil membangun
Istana di kampungnya dengan nilai Milyaran Rupiah
buat ibu bapaknya.
Bahkan hampir separuh sawah ladang di kampungnya
sekarang telah menjadi milik si Tukang Ketik tersebut.
Akibatnya anak anak dari desa si Tukang Ketik pun
berbondong bondong ke kota melamar untuk menjadi PNS,
dengan bayaran yang sangat mahal,ratusan juta rupiah.
Tentu saja mereka harus jual sawah ladang dan hewan
ternak mereka untuk mendapatkan uang pelicin tersebut.
Tentu saja yang membeli sawah ladang mereka dikampung
adalah si Tukang Ketik di kantor Wali Kota tadi.
Masak dengan Gaji sekitar 2 juta sebulan bisa....????
Itulah masalahnya Bung...!
Jawabannya.....???
"Ini INDONESIA Bung.......!!!!!
Astagfirulllah.................!
"ya...."
"Nastagfirullah................!
Dan banyak contoh lagi didepan hidung kita.
Bisakah teman dan sahabat menambahkannya...?
SALAM CERDAS.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar