Jumat, 04 November 2011

BENY NASUTION: Hakikat Qurban ( refleksi )


PERTANYAAN (REFLEKSI) HAKIKAT BERKURBAN

Berkurban yang setiap tahun dilakukan oleh kaum Muslimin pada setiap tangal 10 Zulhijjah di seluruh dunia menurut pemahaman saya bukanlah sekedar membeli hewan (Kambing/Kibas, Lembu, Unta, dlsb) untuk di potong dan dibagi-bagikan kepada fakir miskin.

Disamping hari Kurban merupakan momentum dan peringatan bersejarah paling menggemparkan sejagad semesta pengorbanan Nabi Ibrahim dan putrana Nabi Ismail atau ekspresi ketaatan ritual seorang muslim terhadap perintah Tuhan dan Nabinya – tetapi ibadah ini sangat mengandung makna yang dalam untuk diimplementasikan di luar prosesi hari Qurban itu sendiri.

Artinya berkurban tidak sekedar perbuatan dan niat mengorbankan sejumlah uang membeli hewan agar berbagai makanan daging dengan kaum fakir miskin saja. Sebagaimana yang dituntut pada setiap ibadah niscaya harus memiki efek atau dampak yang tercermin pada perilaku di luar ritual ibadah itu dan seterusnya. Seperti contoh ; tanda-tanda tegaknya shalat seseorang akan berdampak positif dan konstruktif bagi dirinya dan lingkungan sekitar.

Lantas bagaimana dengan ibadah K(Q)urban ini ? Apa makna dan dampak yang harus kita petik dari perintah agama ini ? Jika kita kaitkan dengan kebutuhan mendasar kaum fakir miskin, terwujud dengan bentuk kurangnya kebutuhan untuk memakan daging. Berdasarkan logika semata nampaknya cukup sayang apabila pengorbanan-pengorbanan demikian Cuma sekedar habis ludes sekali santap oleh kaum fakir miskin, sudah itu kemiskinan tetap berdiam hingga pada hari Kurban tahun berikutnya.

Maksudnya, relevan dan perlukah kita ambil definisi implementatif dari ritual Kurban agar kondisi fakir miskin bukan justru hanya sekedar berbagi konsumsi tetapi yang paling mendasar adalah bagaimana agar mereka lepas dari belenggu kemiskinnnya. Bukan sekedar makan daging sesaat saja.

Mohon maaf jika salah dan kurang berkenan.
Sekedar refleksi…

Selamat Berkurban….
Barokalloh...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar